Saham YUPI Catat Transaksi Jumbo Rp18,37 Triliun, PT CCPI Resmi Jadi Pengendali Baru?

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat signifikan pada perdagangan Rabu (26/3), didorong oleh lonjakan transaksi negosiasi saham YUPI (PT Yupi Indo Jelly Gum Tbk) yang mencapai Rp18,37 triliun hingga pukul 10.00 WIB. Transaksi tersebut menjadi sorotan pasar karena merupakan bagian dari aksi korporasi strategis pasca-IPO YUPI.

Dalam prospektusnya, saham YUPI menyebut transaksi besar ini bertujuan mengubah kepemilikan pengendali dari PT Sweets Indonesia (PTSI) dan Daniel Budiman ke PT Confectionery Consumer Products Indonesia (CCPI), perusahaan holding yang berdomisili di Jakarta Selatan.

PT CCPI kini resmi memegang 90 persen saham YUPI, dengan 10 persen sisanya tetap dimiliki oleh publik. Perusahaan ini berada di bawah naungan Confectionery Consumer Products Global Pte. Ltd. (CCPGL) dan Confectionery Products Group Limited (CPGL), yang masing-masing berbasis di Singapura dan Kepulauan Cayman. Kedua entitas ini dikendalikan oleh Confectionery Products (Holdings) Limited (CPHL).

CPHL sendiri merupakan bagian dari portofolio Affinity Asia Pacific Fund V L.P. (APF V) dan APF V2, yang dikenal sebagai investor ekuitas ternama dengan fokus pada kawasan Asia dan Australasia.

Robin Ong Eng Jin ditetapkan sebagai pemilik manfaat utama PT CCPI. Dalam pernyataannya pada 24 Februari 2025, Robin menyatakan memiliki otoritas penuh untuk mengelola CPHL dan seluruh anak perusahaannya tanpa perlu otorisasi dari pihak lain.

Langkah ini mencerminkan keseriusan Affinity Fund dalam memperluas portofolio sektor konsumer di Indonesia melalui kepemilikan strategis atas saham YUPI. Dengan pengendali baru, pasar menanti arah bisnis YUPI ke depan, terutama dari sisi ekspansi dan inovasi produk.

Demikian informasi seputar transaksi besar saham YUPI. Untuk berita ekonomi, bisnis dan investasi terkini lainnya hanya di Alienslatest.Org.